Kamis, 08 Mei 2014

Sejarah 4 Januari: Tiga Gol Berujung 'Pemecatan' Peter Schmeichel


Tiga gol ke gawang Manchester United oleh Liverpool memaksa kiper legendaris Denmark itu sempat dipecat oleh manajernya. Waduh!

GOALOLEH   M YANUAR F     


Mengejar ketertinggalan gol bukanlah hal yang jarang bagi Liverpool. Bahkan tak jarang hasilnya bisa berbalik menjadi kemenangan.

Saat final Liga Champions 2005 misalnya, di mana Liverpool tertinggal tiga gol lebih dulu dari AC Milan di babak pertama sebelum kemudian dibalas pada 45 menit kedua dan akhirnya menang di babak perpanjangan waktu.

Nah, skenario yang kurang lebih sama juga sempat terjadi pada 19 tahun silam, pada hari ini.

Saat itu Liverpool menjamu Manchester United di Anfield dalam lanjutan Liga Primer Inggris. Tim yang pada saat itu dimanajeri Graeme Souness langsung tertinggal tiga gol saat laga belum genap berjalan 25 menit.

Steve Bruce membawa Manchester United memimpin di menit delapan, yang kemudian digandakan oleh Ryan Giggs di menit 20 dan Denis Irwin mencetak gol ketiga United tiga menit kemudian.

Situasi ini tak membuat Liverpool terpuruk, malah semakin bersemangat mengejar ketertinggalan. Nigel Clough yang kemudian menjadi bintang dengan dua golnya sebelum turun minum, masing-masing di menit 25 dan 38.

Di menit 79, Neil Ruddock bisa mencetak gol ke gawang United untuk menyamakan kedudukan, sekaligus membuat Peter Schmeichel diusir dari United sehari kemudian.

"Semua gol itu salah saya, begitu kata Sir Alex Ferguson, karena semua tendangan gawang saya selalu mengarah kepada Razor Ruddock," curhat Schmeichel.

"Betul-betul konyol dan saya bereaksi, mengejeknya. Sehari kemudian dia memanggil saya ke kantornya dan memecat saya. Saya juga tak ingin bertahan. Jadi saya bilang 'tak masalah'."

Beberapa hari kemudian, Schmeichel mengucapkan permohonan maafnya kepada pemain, yang berujung pada diizinkannya kiper asal Denmark itu bertahan oleh Ferguson.

0 komentar:

Posting Komentar